Articles by "Matematika"

Menurut situs enslikopedia bebas wikipedia bangun datar adalah sebutan bagi bangun-bangun dua dimensi, seperti lingkaran, belah ketupat, layang-layang, trapesium, jajar genjang, segitiga, persegi panjang dan persegi. Masing-masing dari bangun tersebut mempunyai rumus untuk menghitung luas dan keliling yang berbeda satu dengan yang lain. Berikut ini rumus-rumusnya :


Rumus Bangun Datar


1. Persegi 
Rumus Luas Dan Keliling Bangun Datar lengkap dan gambarnya
Rumus luas persegi adalah

L = s²

Dimana :
L = luas
s = sisi persegi

Rumus keliling persegi yaitu

K = 4.s

Dimana
K = keliling
s = ukuran sisi

2. Persegi Panjang
Rumus Luas Dan Keliling Bangun Datar lengkap dan gambarnya

Rumus luas persegi panjang adalah

L =  p x l 

Dimana
L = luas
p = panjang
l = lebar

Rumus keliling persegi panjang adalah

K = (2 x p) + (2 x l)

3. Segitiga
Rumus Luas Dan Keliling Bangun Datar lengkap dan gambarnya

Rumus luas segitiga adalah

L = 1/2 x a x t

dimana :
a = panjang alas
t = tinggi

Rumus keliling sebuah segitiga yaitu


K = panjang sisi1 + panjang sisi2 + panjang sisi3 ( atau jumlah semua sisinya )

4. Jajar Genjang
Rumus Luas Dan Keliling Bangun Datar lengkap dan gambarnya
Rumus luas jajar genjang adalah

L = alas x tinggi

Keterangan :
L = luas jajar genjang
alas = panjang alas
tinggi = panjang tinggi

Rumus keliling jajar genjang adalah


K = 2 x alas + 2 x sisi miring ( atau jumlah semua sisinya )

5. Trapesium
Rumus Luas Dan Keliling Bangun Datar lengkap dan gambarnya
Rumus luas trapesium adalah

Luas Trapesium =    1/2 x jumlah sisi sejajar x tinggi

Keterangan :
Jumlah sisi sejajar = A + B ( lihat gambar di atas  )
Tinggi =  t ( lihat gambar  di atas )

Rumus keliling trapesium adalah

Keliling Trapesium = jumlah seluruh sisi-sisinya

Keterangan :
Keliling trapesium merupakan jumlah seluruh sisi-sisinya

6. Layang-layang
Rumus Luas Dan Keliling Bangun Datar lengkap dan gambarnya
Rumus luas layang-layang adalah

Luas = ½ . d1 x d2

Dimana
d1 =diagonal vertikal
d2 = diagonal horizontal

Rumus keliling layang-layang adalah

Keliling = 2.s1 + 2.s2

atau

Keliling = 2 ( s1 + s2 )

Keliling bangun layang-layang diperoleh dengan menjumlahkan panjang semua sisi-sisinya.

7. Belah Ketupat
Rumus Luas Dan Keliling Bangun Datar lengkap dan gambarnya
Rumus luas belah ketupat adalah

Luas = ½ x diagonal 1 x diagonal 2 

Rumus keliling belah ketupat adalah

Keliling = s + s + s +s  atau Keliling = 4 x sisi

8. Lingkaran
Rumus Luas Dan Keliling Bangun Datar lengkap dan gambarnya
Rumus luas lingkaran adalah

Luas Lingkaran  = Ï€ x r2

Dimana
Ï€ ( phi ) = 3,14 atau 22/7
r  = jari-jari dari lingkaran atau setengah diameter lingkaran, jika jari-jari satuannya centimeter (cm)
maka satuan luasnya cm2.

Rumus keliling lingkaran adalah

Keliling = Ï€ x d 
Atau karena d = 2 x r , maka di dapat K = Ï€ x 2 x jari-jari
Dimana
d = diameter
r = jari-jari
Ï€ = 22/7 atau 3.14

Maaf konten ini tidak dapat menampilkan animasi 3D,, tingkatkan versi firefox anda

Bangun ruang berbeda dengan bangun datar didalam menentukan rumusnya , yaitu tergantung dari bentuk bangun masing-masing. Secara umum bentuk dari bangun ruang seperti kubus dkk adalah 3 dimensi yang mempunyai isi atau volume berbeda dengan bangun datar yang hanya 2 dimensi.


1. RUMUS BANGUN RUANG KUBUS



RUMUS BANGUN RUANG KUBUS

Kubus terdapat 6 (enam) buah sisi yang berbentuk persegi dengan luas yang sama besar diantara sisinya.
Terdapat 12 (dua belas) rusuk dengan panjang rusuk yang sama panjang.
Semua sudut bernilai 90 derajat ataupun siku-siku.


Rumus:

Luas salah satu sisi = rusuk x rusuk  
Luas Permukaan Kubus = 6 x rusuk x rusuk
Keliling Kubus = 12 x rusuk
Volume Kubus = rusuk x rusuk x rusuk ( rusuk 3 )

 

2. RUMUS BANGUN RUANG BALOK

RUMUS BANGUN RUANG BALOK


Rumus:

Luas Permukaan Balok = 2 x {(pxl) + (pxt) + (lxt)}
Diagonal Ruang = Akar dari (p kuadrat + l kuadrat + t kuadrat)
Keliling Balok = 4 x (p + l + t)
Volume Balok = p x l x t (sama dengan kubus, tapi semua rusuk kubus sama panjang).

3. RUMUS BANGUN RUANG BOLA 

RUMUS BANGUN RUANG BOLA
Rumus:

Luas Bola = 4 x π x jari-jari x jari-jari, atau
                    4 x Ï€ x r2
Volume Bola = 4/3 x π x jari-jari x jari-jari x jari-jari
Ï€  = 3,14 atau 22/7

 

4. RUMUS BANGUN RUANG TABUNG/SILINDER 

RUMUS BANGUN RUANG TABUNG


Rumus:


Volume = luas alas x tinggi, atau
                luas lingkaran x t
Luas = luas alas + luas tutup + luas selimut, atau
            ( 2 x Ï€ x r x r) + Ï€ x d x t)


5. RUMUS BANGUN RUANG KERUCUT 


RUMUS BANGUN RUANG KERUCUT
Rumus:


Volume = 1/3 x π x r x r x t
Luas = luas alas + luas selimut


6. RUMUS BANGUN RUANG LIMAS


RUMUS BANGUN RUANG LIMAS
Rumus:

Volume = 1/3 luas alas tinggi sisi
Luas = luas alas + jumlah luas sisi tegak

Belajar Satuan Jarak dan Kecepatan 


Hallo guys ketemu lagi nih saya mimin dengan update-an informasi seputar dunia pendidikan, yang pastinya bisa bermanfaat bagi para pelajar maupun pembaca sekalian. kali ini mimin akan membahas tentang Belajar Satuan Jarak dan Kecepatan. disini sudah ada yang tahu belum apa itu jarak dan apa itu kecepatan? bagi yang sudah tahu atau sudah pernah mendegar kalian bisa mereview kembali artikel yang mimin buat kali ini, jika belum pernah kalian bisa belajar bersama-sama disini, okee langsung aja chekidot dan scroll down ke artikel Belajar Satuan Jarak dan Kecepatan ini.cool
Belajar Satuan Jarak dan Kecepatan

Dalam kehidupan sehari-hari kita selalu bahkan sering melakukan kegiatan yang berhubungan dengan jarak, dan kecepatan tanpa kita sadari dan ketehui.
1. Jarak
Jarak adalah angka yang menunjukkan seberapa jauh suatu benda berubah posisi melalui suatu lintasan tertentu. Dalam fisika atau dalam pengertian sehari-hari, jarak dapat berupa estimasi jarak fisik dari dua buah posisi berdasarkan kriteria tertentu (misalnya jarak tempuh antara Jakarta-Bandung). Dalam bidang matematika, jarak haruslah memenuhi kriteria tertentu.
Berbeda dengan koordinat posisi, jarak tidak mungkin bernilai negatif. Jarak merupakan besaran skalar, sedangkan perpindahanmerupakan besaran vektor.
Jarak yang ditempuh oleh kendaraan (biasanya ditunjukkan dalam odometer), orang, atau objek, haruslah dibedakan dengan jarak antara titik satu dengan lainnya.
Dalam ilmu fisika, jarak adalah panjang lintasan yang ditempuh oleh suatu objek yang bergerak, mulai dari posisi awal dan selesai pada posisi akhir. Konsep ini seringkali dipetukarkan dengan konsep perpindahan[1]. Jarak dapat dituliskan sebagai

s = \int_{\vec{r}_1}^{\vec{r}_2} \left| \vec{v}(t)\ \left[\frac{dt}{dr}\right]\ \right|  \cdot d\vec{r}
yang dapat dibaca sebagai panjang lintasan yang menghubungkan titik \vec{r}_1 dan \vec{r}_2 menggunakan kecepatan \vec{v}(t).

2. Kecepatan
Kecepatan adalah besaran vektor yang menunjukkan seberapa cepat benda berpindah. Besar dari vektor ini disebut dengan kelajuan dan dinyatakan dalam satuan meter per sekon (m/s atau ms−1).
Kecepatan biasa digunakan untuk merujuk pada kecepatan sesaat yang didefinisikan secara matematis sebagai:
\mathbf{v} = \lim_{\Delta t \to 0}{{\mathbf{r}(t+\Delta t)-\mathbf{r}(t)} \over \Delta t}={\operatorname{d}\mathbf{r} \over \operatorname{d}t}
di mana \mathbf{v} adalah kecepatan sesaat dan \mathbf{r}(t) adalah perpindahan fungsi waktu.
Selain kecepatan sesaat, dikenal juga besaran kecepatan rata-rata \bar{\mathbf{v}} yang didefinisikan dalam rentang waktu \Delta t\, yang tidak mendekati nol.
\bar{\mathbf{v}}=\frac{\Delta\mathbf{r}}{\Delta t}

Satuan kecepatan

Beberapa satuan kecepatan lainnya adalah:

c = 299,792,458 \ m/s
Perubahan kecepatan tiap satuan waktu dikenal sebagai percepatan atau akselerasi.

Contoh berbagai kecepatan

Berikut disampaikan kecepatan dari yang paling rendah ke tercepat:
  • Kecepatan siput = 0.001 ms−1; 0.0036 km/h; 0.0023 mph.
  • Jalan cepat = 1.667 ms−1; 6 km/h; 3.75 mph.
  • Olympic sprinters (rata-rata dalam 100 meter) = 10 ms−1; 36 km/h; 22.5 mph.
  • Batas kecepatan di jalan bebas hambatan Perancis = 36.111 ms−1; 130 km/h; 80 mph.
  • Kecepatan puncak pesawat Boeing 747-8 = 290.947 ms−1; 1047.41 km/h; 650.83 mph; (officially Mach 0.85)
  • Rekor kecepatan pesawat = 980.278 ms−1; 3,529 km/h; 2,188 mph.
  • Space shuttle pada saat masuk orbit bumi = 7,777.778 ms−1; 28,000 km/h; 17,500 mph.
  • Kecepatan suara di udara (Mach 1) adalah 340 ms−1, dan 1500 ms−1 di air
Jadi bagaimana sekarang apakah anda masih bingung Belajar Satuan Jarak dan Kecepatan ini
sumber : https://id.wikipedia.org/

Kumpulan Rumus-Rumus Bangun Ruang dan Ciri-Cirinya


Kali ini, mimin mau share tentang rumus bangun ruang nih! Penasaran? Chekidoott cool
Apa sih sifat-sifat yang dimiliki Bangun Ruang?
Sifat-Sifat Bangun Ruang, bangun ruang atau biasa disebut juga sebagai bangunan tiga dimensi merupakan jenis bangun yang memiliki ruang serta sisi-sisi yang membatasinya. Jumlah serta bentuk dari setiap sisi yang ada menjadi ciri khas tersendiri dari sebuah bangun ruang. Karena bentuk dan jumlah rusuknya berbeda, maka setiap bangun ruang memiliki karakterisitik sendiri yang menjadi ciri ataupun sifat dari bangun ruang tersebut. blush
Seperti halnya bangun datar yang memiliki sifat-sifat bangun datar dan rumusnya tersendiri, bangun ruang juga tentu memilikinya. Untuk mengetahui sifat dari masing-masing bangun ruang, kita bisa menyimak dalam rumus yang telah disajikan di bawah ini. Chekidoot surprise!


  1. Sifat dan rumus bangun ruang Kubus

 Sifat-sifat yang menjadi ciri khas dari kubus adalah:
  1. mempunyai enam buah sisi dengan ukuran dan bentuk yang sama persis (persegi).
  2. Persegi yang menjadi sisi kubus tersebut memiliki luas yang sama
  3. Jumlah rusuk yang membentuknya ada 12 buah denga ukuran yang sama persis.
  4. Rusuk tersebut saling bertemu dan membentuk delapan buah sudut yang besarnya sama (900)
Rumus matematika dasar untuk kubus adalah:


  1. Sifat dan rumus bangun ruang Balok

Sifat-sifat yang menjadi ciri khas dari balok adalah:
  1. Mempunyai empat buah sisi dengan bentuk persegi panjang
  2. Ada dua buah sisi yang memiliki bentuk sama.
  3. Terdapat empat buah rusuk yang memiliki ukuran sama persis.
Rumus matematika dasar untuk balok adalah:


  1. Sifat dan rumus bangun ruang Tabung
Sifat-sifat yang menjadi ciri khas tabung adalah:
  1. Memiliki sisi alas atas yang bentuknya sama berupa lingkaran
  2. Mempunyai sisi lengkung atau selimut yang menghubungkan sisi alas dan atas
Rumus matematika dasar untuk tabung adalah:


  1. Sifat dan rumus bangun ruang kerucut
Sifat-sifat yang menjadi ciri khas kerucut adalah:
  1. Mempunyai sebuah alas yang bentuknya lingkaran
  2. Mempunyai titik puncak atas
  3. Memiliki selimut (sisi) yang berbentuk lengkungan
Rumus matematika dasar untuk kerucut adalah:



  1. Sifat dan rumus bangun ruang Limas Segitiga
Sifat-sifat yang menjadi ciri khas dari Limas Segitiga adalah:

  1. Memiliki alas yang berbentuk segitiga
  2. Terdapat tiga buah sisi yang bentuknya segitiga
  3. Terbentuk dari enam buah rusuk
  4. Mempunyai tiga rusuk yang sama persis ukurannya
  5. Mempunyai titik puncak atas
Rumus matematika dasar untuk Limas Segitiga adalah:
  1. Sifat dan rumus bangun ruang Prisma
Sifat-sifat yang menjadi ciri khas dari Prisma adalah:
  1. mempunyai tiga buah sisi, dua buah sisi berbentuk segitiga dan tiga buah sisi berbentuk persegi panjang.
  2. mempunyai 6 buah titik sudut
  3. jumlah rusuknya ada Sembilan
rumus matematika dasar untuk bangun ruang Prisma adalah:
  1. Sifat dan rumus bangun ruang Bola
Sifat-sifat yang menjadi cirikhas dari Bola adalah:
  1. Hanya memiliki satu buah sisi
  2. Tidak mempunyai titik sudut
  3. Hanya mempunyai sebuah sisi lengkung yang tertutup
rumus matematika dasar untuk bangun ruang Bola adalah:



Gimana nih? Setelah kalian lihat rumus-rumus dari bangun ruang di atas? Untuk lebih mengerti rumus-rumus bangun ruang di atas, kalian bisa latihan dengan mengerjakan soal-soal tentang bangun ruang. Selamat mencoba laugh!

MKRdezign

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget